sebuah glosarium
Ruh Bahasa Ibu
jejak istilah dalam sastra lisan & tulis Nusantara
Sebelum aksara dikenal, bahasa ibu sudah lebih dulu berdiam di dada — ia yang menenangkan sekaligus menggerakkan, yang tak pernah surut walau lidah fasih berbahasa lain. Dari kesadaran itulah lahir berbagai wadah ungkap: mantra yang dipercaya bertuah, pantun yang menyimpan sindiran di balik sampiran, hikayat yang membesarkan nama leluhur, hingga tembang macapat dan soneta modern yang kaya rasa.
Halaman ini menghimpun bentuk-bentuk utama dalam sastra lisan dan tulis Nusantara — lengkap dengan contoh gubahan, asal-usul, serta ciri bentuknya. Sentuh judul tiap lembar untuk membukanya.
Tamat gulungan ini. Semoga tiap istilah menjadi jalan pulang ke bunyi bahasa yang pertama kali kita kenali.
No comments:
Post a Comment