Juga ada bersamaku
Hanya melihat yang tampak
Dari apa saja yang disuguhkan
Sebagai pengisi panggungnya;
Tak ubahnya sebagai pendengar
Kalau yang kau tanya tentang apa saja
Jajaran yang telah dapat kami dengar,
Ini tidak beda dengan apa yang juga ada,
Yakni semua yang mereka perdengarkan,
Tidak dengan semua kasak bisik dibelakang panggung;
Ada dunia lain dibalik pertunjukan itu,
Bagi yang pada posisi kami dunia persiapannya adalah milik mereka,
Mereka punya kapasitas untuk diberi nama, seperti semua yang telah ditunjukkan sebagai kreasi, ...
Lain dunia kadang terasa memandang dengan cahaya sinis, pemain itu seolah bagi mereka tak ubahnya pemulung; termasuk semua pengayuh dibelakangnya; yang beberapa telah memungut dengan sembarang, apa saja yang dianggap berserakan tak berguna di setiap jalan dan lintasannya untuk kesana;
Rasa memang tak selalu sama, selera acapkali berbeda, namun terkadang yang melulu hanya berdiam tanpa suara, sulit diterima pada kenyataan sebagai guna, putaran pendapat telah mengalirkan tenaga semunya menyapamu, dimana kamu saaat itu?